Pengertian hukum dagang : kedudukan dan contohnya – Dalam kesempatan ini kita akan membahas tentang Hukum Dagang. Berdagang merupakan salah satu aktifitas atau kegiatan yang paling banyak dijadikan sebagai mata pencaharian di sebagian besar masyarakat di seluruh dunia. Bahkan berbagai perusahaan-perusahaan besar pun tujuan akhirnya adalah untuk memperoleh keuntungan yang dihasilkan dari menjual produk-produk tertentu.

Kegiatan berdagang pun juga menjadi aktifitas keseharian yang mampu menjanjikan keuntungan financial yang dilakukan oleh perusahaan kecil, perusahaan besar hingga perseorangan. Banyaknya pihak yang melakukan kegiatan berdagang ini pada akhirnya memunculkan berbagai macam persaingan yang sangat ketat. Karena banyaknya persaingan tersebut maka dibuatlah sebuah hukum yang mengatur tentang tata cara berdagang.

Pengertian Hukum Dagang

Pengertian dari Hukum Dagang itu sendiri sangat bermacam-macam dan bervariasi menurut pendapat masing-masing ahli. Ada yang menyatakan bahwa Hukum Dagang adalah sebuah aturan-aturan hukum yang mengatur hubungan satu pihak dengan pihak yang lain dalam hal perniagaan atau perdagangan. Sementara itu ada juga yang berpendapat bahwa hukum dagang adalah hukum perikatan atau hukum yang mengikat yang mana timbul dari lapangan perusahaan.

Pendapat lain menyatakan bahwa hukum dagang adalah berisikan ketentuan-ketentuan yang sebagian besar dari dari pengaturan tersebut terdapat kodifikasi kitab undang-undang hukum dagang. Dari sebagian besar pendapat mengenai pengertian hukum dagang tersebut dapat kita simpulkan bahwa hukum dagang itu sendiri adalah sebuah peraturan yang mengatur tata cara berdagang untuk tujuan tertentu.

Hukum Dagang di Indonesia memiliki beberapa sumber. Yang pertama yaitu bersumber pada hukum tertulis yang sudah dikodifikasikan yang berasal dari KUH Dagang dan KUH Sipil. Sementara untuk yang kedua yaitu hukum-hukum tertulis yang belum dikodifikasikan yang mengatur tentang persetujuan jual beli, persetujuan sewa menyewa dan persetujuan pinjaman uang.

Namun selain sumber-sumber tadi terdapat juga peraturan-peraturan khusus mengenai sumber hukum dagang yang belum dikodifikasi yang terdiri dari peraturan tentang koperasi, peraturan palisemen, undang-undang oktroi, peraturan lalu lintas, peraturan maskapai andil Indonesia dan juga peraturan tentang perusahaan negara.

Kedudukan Hukum Dagang

Hal berikutnya yang akan kita bahas adalah tentang kedudukan hukum dagang. Pesatnya perkembangan Hukum Dagang yang kian meningkat tersebut memicu berbagai pihak untuk menciptakan sebuah pengaturan yang tepat agar bisa mengikuti perkembangan dagang yang sangat dinamis hingga pada akhirnya terciptalah Kitab Undang-Undang Hukum Dagang.

Namun terdapat pihak yang berpendapat bahwa sekarang ini KUH Dagang dan KUH Sipil sudah tidak tepat pada tempatnya. Hal tersebut disebabkan karena hukum dagang relatif sama dengan hukum perdata. Terlebih lagi jika ditelisik lebih dalam, dagang bukanlah suatu pengertian hukum melainkan pengertian yang berasal dari perekonimian.

Contoh Hukum Dagang

Jika anda belum begitu paham maka berikutnya akan kita bahas mengenai contoh hukum dagang untuk membuat anda lebih paham. Sebagai contoh ada seorang pengusaha tas kulit lokal yang memberi nama produk yang mereka hasilkan dengan nama GUCCI. Hal tersebut dilakukan untuk mendongkrak angka penjualan karena GUCCI sebenarnya adalah sebuah brand internasional yang sudah sangat terkenal.

Pengertian Hukum Dagang

Mungkin memang tas produk lokal tersebut akan lebih laku namun jika hal tersebut terendus oleh pihak perusahaan resmi GUCCI maka pengusaha lokal tersebut bisa dikenai sangsi pidana dan jelas melanggar pasal 90 undang-undang nomor 15 tahun 2001 tentang merk. Jadi lebih menciptakan produk dan menciptakan brand baru adalah jauh lebih baik dibandingkan harus berurusan dengan hukum. Itulah salah satu contoh pelanggaran dalam Hukum Dagang.

Recent search terms:

  • contoh hukum dagang
  • hukum dagang
  • pengertian dan contoh hukum dagang
  • pengertian hukum dagang
  • pengertian hukum dagang dan contohnya
  • contoh hukum dagang di indonesia
  • kedudukan hukum dagang internasional
  • kedudukan hukum dagang
  • hukum dagang dan contohnya
  • hukum dagang dan contoh
Pengertian Hukum Dagang : Kedudukan dan Contohnya
Tagged on: