Pengertian konflik sosial : penyebab dan unsurnya – Konflik sosial dapat dikatakan sebagai masalah atau konflik yang timbul di dalam suatu masyarakat dikarenakan adanya perbedaan pandangan. Konflik atau masalah sosial dapat juga ditimbulkan oleh beberapa factor. Untuk lebih dalam mengenai masalah sosial, lihatlah uraian di bawah ini.

Pengertian Konflik Sosial

Mengenai masalah sosial sebenarnya ada beberapa ahli yang mencetuskan definisi dari konflik sosial. Ada dua pelopor yang mencetuskan mengenai arti dari masalah sosial adalah Robbins dan Alabanes. Dari pengertian yang disebutkan oleh para ahli tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa konflik atau masalah sosial adalah suatu proses yang bersifat dinamis yang mana keberadaanya bergantung pada persepsi pihak atau orang yang mengalami dan merasakannya.

Jadi jika seseorang tidak merasakan atau tidak mengalami konflik sosial, maka keberadaan dari konflik tersebut tidak ada. Oleh karena itu, pada pengertian di atas, telah disebutkan bahwa konflik tersebut bersifat dinamis. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai konflik atau masalah sosial, ada hal lain yang harus anda ketahui.

Penyebab Konflik Sosial

Sesuatu terjadi pasti disebabkan oleh sesuatu yang lain begitu pula dengan konflik atau masalah sosial. Ada beberapa factor penyebab timbulnya masalah sosial. Perbedaan pandangan hidup dan juga perbedaan kepentingan merupakan salah satu penyebab munculnya masalah sosial. Karena memang perbedaan dapat menyebabkan terjadinya konflik. Oleh sebab itu, kita harus bersikap toleran dan juga mau menerima pendapat orang lain untuk menghindari masalah sosial.

Penyebab atau factor yang memicu adanya konflik atau masalah sosial adalah perbedaan nilai dan norma sosial. Masalah sosial tidak akan terjadi jika kita bersikap saling menghargai antara individu satu dengan individu yang lain. Perbedaan nilai-nilai kebudayaan juga merupakan salah satu factor penyebab terjadinya konflik sosial. Karena adanya perbedaan kebudayaan maka biasanya akan timbul persaingan.

Selanjutnya, factor penyebab yang lain adalah perbedaan status dan peran sosial. Factor ini merupakan factor konflik sosial yang sangat sering sekali terjadi di masyarakat. Perbedaan status menjadi sesuatu yang sensitive yang sangat mudah memicu terjadinya masalah sosial. Misalnya saja, adanya status majikan dan buruh dan orang kaya dengan orang miskin.

Perbedaan peran sosial dan juga pengaruh perubahan unsur-unsur kebudayaan juga dapat menyebabkan terjadinya masalah sosial di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, jika kita ingin menghindari konflik sosial maka kita harus terbuka terhadap kebudayaan lain, cara pandang orang lain, dan bersikap toleran. Sehingga masalah yang muncul akan dapat di atasi dengan mudah.

Unsur Konflik Sosial

Sejatinya, konflik yang muncul di dalam lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan Negara memiliki unsur yang sama. Hanya saja mungkin konflik itu semakin luas atau semakin lebar. Unsur dari konflik atau masalah sosial yang pertama adalah adanya ketegangan yang diekspresikan. Unsur yang ke dua adalah adanya sasaran yang dirasa berbeda atau bertentangan.

Selain itu arti konflik sosial akan muncul karena adanya keterbatasan pemenuhan kebutuhan. Hal tersebut merupakan salah satu unsur konflik yang selalu ada di dalam setiap konflik. Untuk unsur-unsur yang lainnya adalah adanya penghambat dan juga adanya saling ketergantungan antara satu dengan yang lainnya. Unsur tersebut merupakan unsur yang ada didalam suatu konflik.

pengertian konflik sosial

Setelah mengetahui pengertian, factor penyebab konflik, dan juga unsur-unsur yang terdapat dalam suatu konflik, sudah sewajarnya kita meminimalkan adanya konflik sosial dengan bersikap terbuka namun selektif dan juga bersikap toleran.

Recent search terms:

  • unsur-unsur konflik sosial
  • pengertian konflik sosial
  • unsur unsur konflik
  • Artikel konflik sosial
  • unsur konflik sosial
  • unsur konflik
  • konflik sosial
  • unsur unsur adanya konflik sosial
  • unsur unsur konflik sosial
  • unsur-unsur konflik
Pengertian Konflik Sosial : Penyebab dan Unsurnya
Tagged on: